Namamu dalam Doaku, karya Andaru Intan & Aris Pradana

Namamu dalam Doaku, karya Andaru Intan 8u & Aris Pradana  |

…Namanya selalu kusebut dalam doaku. Sebuah doa yang makin hari makin memanjang… sebuah doa sederhana sebagai pengganti rinduku padanya.
***
Tidak pernah terbayang sebelumnya, seorang Talita Anjani, gadis cantik-modis nan kaya akan jatuh cinta pada Pandu, pemuda alim sederhana, sekaligus ketua BEM di kampus.
Pertemuan keduanya tidaklah istimewa. Hanya gara-gara payung lusuh. Pandu juga bukan tipe laki-laki yang biasa Talita ajak kencan. Sebaliknya, Talita juga bukan tipe wanita yang Pandu pernah angankan.

 

Tentang Penulis Namamu Dalam Doaku

Andaru Intan, lahir dengan nama Intan Andaru di Banyuwangi, 20 Februari 1990. Telah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Airlangga, Surabaya. Saat ini bergiat di beberapa aktivitas sosial dan masih tetap menulis di sela pekerjaannya sebagai dokter. Buku perdananya, Saat Waktu Berkejaran, adalah kumpulan cerpen para penderita HIV/AIDS yang pernah menjuarai Unsa Book Award kategori kumpulan cerpen 2013. Beberapa karyanya dapat dinikmati dalam bentuk antologi seperti: Jatuh di Hatimu (Matahari, 2014), Ciuman untuk Eros (Leutikaprio, 2013), dan lain-lain. Dapat ditemui di twitter: @andaruintan atau facebook Intan Andaru.

Aris Pradana. lahir dan besar di Tulungagung, sebuah kota kecil di pantai selatan Jawa Timur, tak menghalangi impian dan semangat besarnya. Lulusan Teknik Elektro ITS yang sedang berkarya di sebuah perusahaan energi nasional ini pernah berhasil membuat opininya dimuat di media massa nasional dan menjuarai salah satu kompetisi cerpen tingkat nasional. Semasa kuliah, ia aktif di beberapa organisasi kemahasiswaan maupun komunitas minat bakat, salah satunya menjadi saksi lahirnya komunitas ITS Jazz. Sepak bola dan musik menjadi hal yang sulit lepas darinya. Dapat ditemui di twitter: @arizpradana.

 

Info Novel Namamu Dalam Doaku

Harga : Rp. 40000
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal : 211 hlm
Terbit : Oktober 2015
Penerbit : DIVA Press

You might also like More from author

1 Comment

  1. resti oktaviani says

    Sumpah buku ini keren banget , sepertibaku tenggelam dalam ceritanya dan akupunsangat terinspirasi oleh mas pandu , ngafans banget

Leave A Reply

Your email address will not be published.