3 Pemicu Tulisan Menjadi Menarik untuk Dibaca

2

Mengapa tulisan bisa menarik untuk dibaca? Rupanya ada 3 pemicu tulisan kita memiliki daya tariknya sendiri. Sesulit apakah caranya? Berikut pembahasannya.

Karena seorang penulis itu menulis sementara seorang pemimpi bermimpi menulis. #SeninMenulis

3 Pemicu Tulisan Menjadi Menarik untuk Dibaca

Sumber gambar: http://horoscopovirtual.uol.com.br

Yang menarik belum tentu unik, tapi yang unik biasanya menarik. Nah, gimana dengan tulisan? Apakah berlaku hukum yang sama? Orang cenderung tertarik pada sesuatu yang unik, begitu juga pembaca. Ketika menemukan buku yang unik, mereka tergerak membacanya. Karena itu, menjadikan tulisanmu unik adalah salah satu cara yang bisa kamu gunakan untuk merayu penerbit agar menerbitkan naskahmu. Karena menjadi unik itu pilihan sementara mencari jodoh adalah tuntutan #eh *numpang curcol* Bagaimanakah tips dan trik untuk membuat tulisan yang unik? Yuk kita kupas bareng di #SeninMenulis pekan ini.
Segala di dunia ini didominasi oleh yang biasa-biasa saja: kalian pergi lewat jalan yang biasa, makan seperti biasa, maen ke tempat biasanya. Karena itu, sebagai pembaca, kita membutuhkan sesuatu yang unik sebagai variasi dari kemonotonan hidup, termasuk bahan bacaan yang unik. Sebagai penulis kece (gue kece-gue kece-gue kece-dari lahir-sudah kece–duh Miminnya butuh minum nih) kita juga kudu bisa nulis dgn unik. Bagaimana menulis dengan unik? Sebelumnya kita harus tahu definisi dari kata unik itu sendiri.
[KBBI]: “tersendiri dalam bentuk atau jenisnya; lain daripada yang lain; tidak ada persamaan dengan yang lain; khusus”

Dengan demikian, tulisan yg unik adalah tulisan yang ‘lain daripada yang lain’, khusus, tidak sama dengan tulisan kebanyakan.’ Dalam dunia pemasaran, KEUNIKAN menjadi salah satu kekuatan utama untuk meraih kesuksesan penjualan atau bisnis. Perhatikan, ketika ada banyak penjual kacang rebus di satu acara yang sama, maka keuntungan dari penjualan itu akan dibagi ke banyak penjual yang ada di tempat itu. Semakin banyak pedagang yang menjual barang dagangan yang sama, maka keuntungan yang didapat pun semakin sedikit. Persaingan juga lebih ketat. Pedagang yang kreatif akan menjual sesuatu yang unik, yang belum dijual di sana. Kenapa tidak menjual sesuatu yang belum banyak dijual? Misalkan saja, jual garam bercabe sebagai teman makan kacang? Inilah keunikan.
Begitu juga dengan penulis. Penulis keren mampu melihat apa yang luput dilihat orang kebanyakan, dia juga bisa melihat sesuatu yang beda dari hal yang sama-sama dilihat. Dari situ, penulis kemudian membuat tulisan yang baru, yang segar, yang beda dari tulisan-tulisan orang kebanyakan. Inilah keunikan. Kak @yettiaka berkata agar kita membiasakan diri melihat sesuatu dgn cara berbeda sehingga mampu menghasilkan tulisan yang unik, yang beda. Jadi, tips pertama untuk bisa menulis naskah yang unik adalah:

(1) Melihat dalam sudut pandang yang berbeda dengan orang kebanyakan

Sama-sama melihat kupu-kupu yang indah. Orang kebanyakan mengabadikannya dgn kamera ponsel, tapi seorang penulis mengabadikannya dalam sebuah cerita. Orang kebanyakan melihat keindahan sayap kupu-kupu, penulis unik melihatnya semacam sebuah kecantikan nan rapuh, seperti hati #eaakkplakk. Keunikan juga berarti memikirkan atau memunculkan sesuatu yang belum terpikirkan orang lain. Ketika Rowling memadukan konsep sihir dngan konsep sekolah dalam seri Harry Potter, banyak orang yg terkagum-kagum pada orisinalitas idenya.
“Kenapa nggak kepikiran sebelumnya ya?”
“Padahal idenya simpel banget!”
“Duh, aku kok nggak kepikiran sih!”

(2) Menulis sesuatu yang belum atau jarang terpikirkan oleh orang lain

Dengan tafsiran yang berbeda, maka kita pun bisa menghasilkan pemikiran atau pandangan atau tanggapan yang unik, yang berbeda. Tips kedua ini masih terkait erat dengan tips pertama. Ketika kita memandang dunia dari sisi yg berbeda, maka tafsirannya juga akan berbeda. Menjadi berbeda bukanlah sebuah dosa. Berbeda itu tidak salah, kita hanya tidak sama … hanya berbeda. Itu saja. tentu saja, berbeda yang positif. Sayangnya, banyak dari kita yang dibesarkan dalam iklim yang menganggap bahwa menjadi berbeda adalah sebuah kesalahan, sebuah dosa. Seolah-olah, dunia akan tetap damai dan tenang ketika segala sesuatunya sama dan serupa alias tidak berbeda. Kita cenderung memusuhi mereka yang berbeda, padahal Tuhan menciptakan seisi dunia sebagai individu yang berbeda-beda. Karena itu, sebagai penulis yang unik, kita harus bisa mematahkan berbagai pakem atau aturan dan anggapan negatif yang terlalu kaku. Dan inilah tips ketiga menulis naskah yang unik:

(3) Mematahkan pakem atau aturan atau standar lama #SeninMenulis

Tentu saja, yang kita berusaha patahkan di sini bukanlah aturan-aturan yang sudah diatur dalam ajaran agama atau norma hukum. Yang berusaha dipatahkan penulis adalah anggapan-anggapan lama yang muncul entah karena kebodohan, penindasan, tekanan, atau kebiasaan jelek. Misalnya saja RA Kartini yang mematahkan pandangan masyarakat Jawa lama yang saat itu beranggapan bahwa kaum wanita tidak perlu bersekolah. Atau juga Nelson Mandela yang berusaha mematahkan rasisme kaum kulit putih atas kulit hitam di Afrika Selatan. Juga Harriet Beecher Stowe yg berusaha mematahkan perbudakan di Amerika Serikat lewat novelnya Uncle Tom Cabin’s. Begitulah, penulis unik tidak takut untuk mematahkan pandangan umum yang dirasanya ‘keliru’ atau kurang tepat. Di Indonesia, kita juga punya penulis-penulis yang berani mematahkan standar-standar umum lewat tulisannya, tentu dengan tujuan yang baik. Mereka berani mematahkan apa-apa yang selama ini dirasa terlalu kaku di masyarakat sehingga malah membatasi kemajuan.
Kalian juga bisa mencari tahu sendiri hal-hal apa yang bisa ‘dipatahkan’ di sekitar kalian, kemudian ungkapkan uneg-uneg itu lewat tulisan. Misalnya saja: kebiasaan buang sampah di sungai, menggunakan kantung plastik, makanan yang tak dihabiskan demi alasan kesopanan. Sejatinya, upaya ‘mematahkan’ ini adalah upaya memperbaiki. Penulis berusaha memperbaiki hal-hal yang belum baik di masyarakat luas. Karena, salah satu tanggung jawab penulis adalah untuk turut memperbaiki dunia lewat tulisan-tulisannya. Tidak melulu yang berat-berat, mulailah dari yang kecil seperti mengajak menggunakan kendaraan umum, membuang sampah di tempatnya, dll. Lewat tulisannya, penulis mengajak pembaca dengan sedemikian rupa sehingga pembaca tidak merasa sedang diajak atau diceramahi.

Dalam Uncle Tom Cabin’s, penulisnya mengajak pembaca melawan perbudakan lewat getirnya nasib para budak di perkebunan kapas abad 18. Dalam Max Havelaar, Multatuli menunjukkan penderitaan warga pribumi di perkebunan milik penjajah Belanda sehingga pembaca Eropa syok dan akhirnya turut menekan pemerintah kolonial Belanda untuk melaksanakan politik etis. Hayo yang punya buku sejarah, dibuka lagi boleh. Dengan cerdiknya, Multatuli menulis sesuatu yang mematahkan pandangan pembaca Eropa bahwa Hindia Belanda tidak baik-baik saja. Mematahkan pandangan umum tidak melulu harus yang besar-besar seperti perbudakan atau penjajahan, bisa juga yang imajinatif. Rowling melalui Harry Potter juga berhasil mematahkan anggapan dunia sihir sebagai dunia yang menakutkan dengan nenek sihir jeleknya. Intinya, mematahkan apa-apa yg selama ini dianggap sudah baku dan wajar dalam keseharian, kemudian menyajikannya dalam bentuk baru yg fresh.
Jadi, itu tadi 3 tips menulis secara unik: (1) Memandang scr berbeda, (2) Memikirkan yg belum terpikiran orang, dan (3) Mematahkan anggapan umum

Untuk bisa menjadi unik seperti ini, tentu tidak bisa langsung jadi unik begitu saja. Cinta saja butuh proses, maka begitu pula dgn jadi penulis yang unik. Seringkali, kita menjadi unik setelah kita mengetahui keunikan orang lain. Satu hal mengarah pada hal yang lainnya, keunikan itu gitu deh. Karena itu, jika kamu ingin tulisanmu unik, kamu harus banyak-banyak membaca tulisan-tulisan unik karya penulis lain. Membaca tulisan unik biasanya membuat kita terdorong untuk menulis sesuatu yang tak kalah unik, yang khas kita sendiri. Selain membaca, menjadi unik ini juga bisa dilakukan dengan berani melakukan hal-hal yang baru, berkenalan dengan orang-orang baru. Agar unik, kamu juga harus berani. Para pemberani memiliki keunikannya sendiri. Mereka tidak banyak, karena itulah mereka unik. Seperti kata Virgil, keberuntungan menyukai mereka yang berani. Begitu juga keunikan, biasanya dia nemplok pada penulis yang berani beda.

Jadi, inilah cara agar kamu bisa unik:
(1) Banyak membaca buku
(2) Melakukan sesuatu yang baru
(3) Berani beda karena beda itu bukan dosa selama berbeda dalam hal yang positif

Satu lagi kunci untuk bisa menulis secara unik dan menjadi penulis yang juga unik, yakni segera memulai. Kita tidak akan pernah menang jika tidak pernah memulai. Begitu juga, kita tidak akan jadi penulis jika kita tidak pernah mulai menulis. Maka mulailah menulis, ada kekuatan besar dan bibit keberhasilan dalam upaya menulis. Mari kita rintis upaya menulis tulisan yang unik.
Jadi unik itu adalah ketika kita bisa menemukan:

(a) berbeda yang positif
(b) hal baru yang bermanfaat, dan
(c) keindahan yang tidak terpikirkan sebelumnya.
Sekian #SeninMenulis untuk hari ini. Semoga bermanfaat dan semoga kalian tidak bosan dengan kecerewetan Mimin akun ini *siul-siul.

You might also like

2 Comments

    1. admin says

      semoga bermanfaat kak 🙂

Leave A Reply

Your email address will not be published.