Wahyu Sujani

Wahyu Sujani, akrab dipanggil Kang Waway, lahir di Bandung, 2 Januari 1982. Setelah lulus dari STM OTISTA, ia melanjutkan ke FKIP Universitas Pasundan (UNPAS), Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, lulus pada tahun 2006. Sekarang, ia mengajar di SDN Ciumbuleuit 3 Bandung.

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa HMBSI (Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia) asuhan Dr. R. Panca Pertiwi Hidayati, M.Pd., dosen Sastra Indonesia-nya. Ia juga aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa. Sering menulis berbagai artikel, naskah drama, cerpen, atau puisi, tapi belum pernah dipublikasikan. Semasa aktif di organisasi mahasiswa, ia pernah menjadi penasihat Teater Titic’s HMBSI dan menjabat Ketua Bidang Kesenian HIMA dan BEM.

Walau baru ruang lingkup UNPAS, beberapa prestasi pernah diraih oleh Kang Waway. Di antaranya, penulis terbaik memparafrasekan puisi (2002), penulis skenario terbaik drama dua babak dan sutradara terbaik kabaret (2002), juara satu lomba kaligrafi (2003), dan juara satu menulis puisi (2003).

Selain dalam bidang tulis-menulis, Kang Waway juga pernah merebut   juara I Jejak Alam EXBA 2004 tingkat Jawa Barat dan Banten. Dia aktif juga dalam bermusik, pernah menjadi juara III Festival Band Rock se-Bandung Raya (2005).

Novel perdananya, Atas Nama Cinta, diterbitkan oleh DIVA Press pada akhir 2008. Dan, di tahun 2009, menyusul novel keduanya, dwilogi Ketika Tuhan Jatuh Cinta pun diterbitkan oleh penerbit yang sama. Kali ini, di dalam novel ketiganya, Napas Cinta Para Ahli Doa, ia pun masih berkisah tentang cinta.

Untuk kritik dan saran, silakan pembaca add email/FB: venzol@yahoo.com. Bagi pembaca yang menginginkan informasi lebih lengkap tentang buku-buku terbitan kami, silakan berkunjung ke www.divapress-online.com.

(last update 9 Oktober 2010)

4 comments on “Wahyu Sujani

  1. Apakah judul yang pas jika saya mengunakan novel napas cinta para ahli doa sebagai novel yang akan di teliti untuk dijadikan skripsi, serta kajian dan teori apa yang harus saya gunakan,,, mohon bantuannya,

  2. dalam novel
    kerudung cinta dari langit ketujuh

    assalaamu’alaikum
    tolong disampaikan pd yg bersangkutan.. krn akun fb &e-mail tdk bs dihubungi…

    novel nya sangat bagus. sedikit masukan..
    1. pd halaman 280.ada kata2 ini mu’jizat dr Allah.. seharusnya di bedakan antara mu’jizat, ma’unah, irkhas.. krn mu’jizat adl ke utamaan yg d peruntukan hanya untuk nabi2 Alloh.,, tak untuk manusia biasa seperti irul.
    2. pd halaman 305. ada kata2 sujud sehari semalam d kaki kalian.. mnurut saya kurang baik.. agama tak mengajarkan seorang hamba bersujud di kaki hamba yg lain.
    3. pd hal 325. ada kata2 fikri naik motor matic hitam sama prempuan cantik.
    dan pd hal 394. fikri meraih tangan bu nani lalu mencium nya.. bkn kah fikri seorang yg paham agama.. apa d perbolehkan seseorang yg bkn mahrom berboncengan.. apalagi mencium tangan meskipun org tua..

    Dari Ma’qil bin Yasar radhiyallahu ‘anhu,
    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam
    bersabda:
    ???? ???????? ??? ?????? ?????? ?????????? ???? ??????? ?????? ????
    ???? ???? ??????? ????????? ? ??????? ????
    “Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak
    dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada
    menyentuh wanita yang bukan
    mahramnya.” (HR. Thobroni dalam Mu’jam Al
    Kabir 20: 211. Syaikh Al Albani mengatakan
    bahwa hadits ini shahih).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *